News


Tangerang – Minggu (14/12) siang dilaksanakan Inagurasi terhadap Pesawat Oman Air yang mendarat dari Oman pukul 13.50 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Inilah pertama kalinya di Indonesia ada maskapai yang melayani penerbangan langsung ke Oman dengan rute CGK (Cengkareng) – MCT (Muscat) dan MCT (Muscat) – CGK (Cengkareng). Maskapai dengan nomor penerbangan WY 847 ini resmi beroperasi di Indonesia setelah melakukan pendaratan perdananya di Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 12 Desember 2014 pada pukul 13.50 WIB juga.

 

Jenis pesawat yang baru saja tiba dari Muscat International Airport tersebut adalah Airbus tipe 330-300 dengan kapasitas seat terdiri dari 24 kursi Kelas Bisnis dan 265 kursi Kelas Ekonomi. Penerbangan dengan rute CGK-MCT maupun MCT-CGK ini dijadwalkan sebanyak tiga kali penerbangan seminggu di Bulan Desember 2014 dan nantinya menjadi empat kali seminggu di bulan Januari 2014.

Manajer Humas dan Protokoler Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan menyampaikan bahwa kehadiran Oman Air tidak mengganggu kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta karena telah melalui tahapan prosedur perijinan yang ada di Indonesia, jadwal kedatangan yang digunakan Oman Air masih dapat ditangani seperti Penerbangan Internasional di Bandara Soekarno-Hatta yang lain.

Yudis juga menyampaikan bahwa kehadiran Oman Air di Indonesia ini juga bukan rute yang pertama di Asia, seraya optimis akan berpengaruh positif bagi perekonomian nasional. “Di Asia Tenggara mereka sudah terlebih dahulu beroperasi di Malaysia dan Thailand, sekarang baru masuk ke Indonesia, semoga berdampak positif bagi sektor Pariwisata dan Perekonomian nasional” ujarnya. Namun Yudis pun tak menepis bahwa dengan adanya Maskapai baru yang beroperasi, maka juga ada tantangan baru Bagi Bandara tersibuk Dunia ke-8 itu. “Ketika sudah mendapatkan ijin beroperasi dari Dirjen Perhubungan Udara maka itu menjadi tantangan bagi kami untuk lebih memaksimalkan Bandara ini. Permohonan beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta dari Oman Air meminta waktu pukul 13.50 untuk mendarat dari Muscat dan pukul 15.51 untuk terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, jadi yang kami lakukan adalah mengkonfirmasi NAC-nya (notice airport capacity), ternyata untuk penerbangan Internasional masih tersedia space pada jam tersebut, dan runway kita sudah mampu menampung sampai 72 pesawat per-jam, nantinya juga ada evaluasi slot setiap enam bulan sekali” ujar Yudis

Sebagai tanda resmi beroperasi, Pesawat yang mendarat di Runway Utara Bandara Soekarno-Hatta itu pun disambut dengan water salute oleh tim PKP-PK, turut serta di antara penumpang yang tiba dari Oman, Under Secretary for Ministry of Finance of Oman, H. E Nasser bin Khamis Al Jashmi dan beberapa Direksi dari Oman Air.

Dengan beroperasinya Oman Air ini maka jumlah maskapai asing yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta menjadi 32 maskapai. Bagi Penumpang yang hendak menggunakan jasa Pesawat Oman Air, dapat melakukan Check in di Counter 99 s.d 103 Area Check In Terminal 2D.